Reset tampilan layout dari web ini. Mengembalikan widget/posting yang ditutup.

Reset

Survive di Setiap Keadaan

pdvd_002Charles Darwin, biang teori evolusi, sekali pernah berkata, bahwa spesies mahluk hidup yang paling sukses bertahan terhadap perubahan jaman, seringkali bukanlah yang terkuat fisiknya. Juga bukan pula yang paling cerdas. Melainkan percaya atau tidak adalah species yang paling pandai bereaksi terhadap perubahan dan beradaptasi terhadap perubahan itu sendiri. Terus terang Darwin bukan asal ‘ngomong’ begitu saja tanpa bukti. Salah satu spesies mahluk hidup yang telah bertahan lebih dari 300 - 350 juta tahun percaya atau tidak adalah kecoa.

Anda boleh merasa jijik, atau tertawa mendengarnya. Tetapi kecoa yang mungkin anda anggap enteng dan mahluk tidak berguna, alias hama yang mengganggu, ternyata punya kemampuan survival yang mengagumkan. Sebagai contoh kecoa sanggup bertahan pada suhu yang ekstrem. Bahkan mendekati titik beku sekalipun, kecoa masih bisa bertahan hidup. Kecoa sanggup puasa tanpa makanan selama sebulan. Dan sanggup menahan nafas selama 40 menit.

Seringkali anda kesal, apabila sudah menginjak kecoa, dan kepalanya putus, sang kecoa masih tetap hidup ? Teorinya kecoa sanggup hidup tanpa kepala selama seminggu, karena otaknya tidak berada dikepala tetapi diseluruh badan-nya. Kecoa betina cukup dibuahi sekali dalam seumur hidupnya, maka setelah itu ia akan hamil terus menerus selama hidupnya. Kemampuan-nya yang sedemkian luar biasa inilah yang membuat kecoa mampu ’survive’ dan bertahan sedemikian lama hampir-hampir mengalahkan sejarah.

Meminjam teori Darwin ini, perubahan disekeliling kita memiliki strategi dan taktik yang sangat mirip. Siapapun yang tetap berjaya, karena mahir menyiasati perubahan. Gagal berubah, bayaran-nya musnah seketika.

Dalam pekerjaan, banyak orang yang merasa puas hanya dengan keadaannya sekarang. Padahal peluang sangat luas terbuka untuk lebih maju. Kemampuan berkomunikasi yang baik adalah salah satu yang jalannya.

Contoh nyata adalah pendiri TYPSS ini, yaitu Tantowi Yahya. Dari hanya seorang anak pedagang di kota kecil di Sumatera Selatan, siapa yang menyangka beliau dapat menjadi public speaker terkemuka di Indonesia. Kemampuan berbicara yang baik, mampu menyampaikan informasi secara efektif dan efisien, adalah salah satu cara yang membuat beliau keliatan paling menonjol, selain ditunjang dari kemampuan edukasinya.

Kemampuan berbicara dan berkomunikasi efektif tidak hanya diperlukan oleh seorang presenter ataupun pembawa acara. Dalam pekerjaan kantor sehari-hari, kehidupan cinta dan persahabatan, kemampuan berbicara juga dibutuhkan. Cara berkomunikasi yang baik kepada atasan, bawahan mauapun rekan kerja dengan efektif dan efisien. Jika Anda telah menguasainya, maka tidak akan lama lagi, promosi jabatan maupun kehidupan yang harmonis dengan pasangan akan ada di genggaman Anda.

Ternyata kemampuan berbicara yang baik dapat dipelajari. Kemampuan berbicara itu bukanlah bakat, melainkan kemampuan yang harus kita asah terus menerus. Temukan semua rahasia menjadi public speaker yang handal hanya di Tantowi Yahya Public Speaking School (TYPSS).

NB : Dari berbagai sumber

Leave a Reply